CJ Evella FM

96.7 Evella Fm

96.7 Evella Fm

967FM | The Spirit Of Motivasion Channel On Air : (0536) 3223967| BB : 539042D0 | sms/line/whatsapp 082353293973 | Instagram & Periscope : EvellaFM

SURYAMALANG.COM, NAIROBI - Sudan namanya. Selama 24 jam, dia selalu didampingi tiga sampai empat tentara bersenapan laras panjang di Kenya.

Sudan bukan presiden, miliuner, atau pemimpin teroris.

Alih-alih manusia, Sudan adalah badak berusia 40 tahun.

Yang membuat dia dikawal begitu ketat, karena Sudan kini menjadi satu-satunya Badak Putih Utara (Ceratotherium simum cottoni) jantan yang tersisa di dunia.

Ya, bila Sudan mati, maka, Badak Putih Utara, atau Northern White Rhinocheros, dipastikan punah selamanya.

Badak ini mendapat perlindungan 24 jam, karena dikhawatirkan menjadi incaran pemburu liar.

Itu artinya, dimanapun dan apapun yang dilakukan Sudan,  ia akan mendapat pengawalan ketat dari bodyguard pribadi-nya.

Begitu terbesit kata sebuah kota Palangka Raya Kalimantan Tengah yang terfikir di benak kita adalah satu wilayah provinsi yang dipenuhi hutan belantara dan tidak memiliki satu kawasan wisata yang apik dan legendaris. Tentu saja banyak yang memiliki gambaran seperti itu tentang provinsi yang dijuluki sebagai Bumi Pancasila ini karena beberapa peristiwa memilukan yang menjadi bagian dari cerita tersendiri. Salah satunya adalah Kota Palangka Raya yang telah menjadi lokasi penancapan pancang cikal bakal Indonesia Raya yang Pancasilais karena pandangan visioner Bung Karno terhadap masa depan kota ini begitu cemerlang sehingga membuat kota ini berbeda dengan ratusan kota di Nusantara lainnya.

Situs “Batu Banama” begitu masyarakat sekitar menyebut salah satu kawasan wisata kota ini, istilah banama diambil karena terdapat sebuah batu tersebut serupa dengan bahtera/perahu dimana menurut cerita pemandu setempat kisahnya persis dengan cerita sangkuriang dan dayang sumbi namun dengan tokoh dan penamaan versi suku dayak.

Kawasan asri di kilometer 30 dari tengah kota Palangka Raya ini adalah kawasan berbukit dengan ketinggian maksimum 1300 diatas permukaan laut, sehingga kita dapat melihat kota dan liuk-liuk sungai Kahayan yang membelah hutan Kalimantan Tengah ini dengan jelas.

Bukan hanya itu saja, namun terdapat beberapa pura peribadatan yang terawat dengan baik di tanah yang berbukit ini, selaras dengan hijaunya pepohonan yang tumbuh subur di bukit berbatu ini. Lokasi ini dapat dijangkau dengan mudah dengan kendaraan roda dua atau mobil, tidak perlu mempersiapkan biaya yang mahal untuk dapat menikmati keindahan alam disini. Biaya resmi yang tertera ditiket masuk hanya Rp. 10.000,- saja, untuk kuliner nikmat harap membawa sendiri karena belum terintegrasinya bukit banama ini dengan areal makan yang memadai.

Hari-hari yang cocok untuk berkunjung ke situs ini adalah hari libur nasional, weekend, atau liburan sekolah, bahkan meskipun sarana listrik belum tersedia di puncak bukit batu ini hingar bingar dan gemerlap ribuan muda-mudi selalu merayakan malam pergantian tahun atau pergantian hari besar keagamaan. Jangan lupa siapkan fisik yang sehat karena ketinggian bukit ini cukup menguras energi kita terutama bagi pemula pencinta dataran tinggi.

 

Kusuma Wicitra

Bangamat / Paing

Monday, 16 March 2015

Bangamat merupakan kuliner yang dibuat dari kelelawar besar / kalong. Cara pemasakannya yaitu paing yang akan dimasak dibersihkan dengan membuang kuku, bulu kasar ditekuk dan punggung, serta ususnya, selanjutnya sayap, bulu dan dagingnya dimasak, Biasanya untuk orang Dayak Ngaju paing dimasak dengan bumbu yang lebih banyak kalau untuk Dayak Maanyan, paing dimasak dengan bumbu yaitu serai dan daun pikauk. Biasanya Paing dimasak bersama sayur hati batang pisang yang dipotong-potong, pisang yang di gunakan adalah pisang kipas. Ataupun bisa juga dimasak dengan dengan sulur keladi.

Wadi

Monday, 16 March 2015

Wadi merupakan makanan berbahan dasar ikan kadang juga memakai daging babi, Pengolahanya yaitu ikan atau daging yang hendak diolah dibersihkan terlebih dahulu, selanjutnya direndam selama 5-10 jam dalam air garam. Kemudian daging atau ikan diangkat dan dibiarkan mengering. Setelah cukup kering ikan atau daging dicampur dengan Sa'mu sampai merata. Kemudian daging disimpan dalam kotak kaca, stoples, atau plastik kedap udara yang ditutup rapat-rapat. Simpan kurang lebih selama 3-5 hari. Untuk daging disarankan simpan lebih dari 1 minggu, Setelah selesai, wadi harus diolah kembali antara lain dengan cara digoreng atau dimasak.

Kalumpe / karuang

Monday, 16 March 2015

Kalumpe / karuang  adalah sayuran yang dibuat dari daun singkong yang ditumbuk halus. Kalumpe sebenarnya adalah bahasa Dayak Maanyan dan karuang sebutan sayur ini dalam bahasa Dayak Ngaju. dalam pengolahan kalumpe iniyaitu daun singkong ditumbuk halus dan dicampur dengan terong kecil atau terong pipit. dengan tambahan bumbu bawang merah, bawang putih, serai dan lengkuas yang dihaluskan. Apabila ingin bisa ditambahkan cabe.biasanya kuliner ini di sajikan dengan sambal terasi.

Juhu Umbut Sawit

Monday, 16 March 2015

Juhu Umbut Sawit adalah nama sayuran ini sangat asing bagi sebagian orang karena namanya yang tidak populer. namun orang pelancong yang sering ke tanah Dayak paling sering mencari sayuran ini. dan bagi suku Dayak, juhu umbut kelapa ini merupakan kuliner favorit yang wajib dihidangkan di setiap diadakan acara-acara seperti syukuran
 

Juhu Umbut Rotan

Monday, 16 March 2015

Umbut Rotan yang merupakan kuliner yang di miliki Suku Dayak, umumnya umbut rotan dikenal dengan uwut nang'e. makanan yang berbahan dasar rotan muda ini cara pengolahanya pertama rotan muda dibersihkan kulitnya dibuang terus dipotong dalam ukuran kecil. Biasanya umbut rotan dimasak bersama dengan ikan baung dan terong asam. Kuliner yang satu ini mempunyai rasa gurih, asam, dan kepahit-pahitan yang terpadu dengan rasa manis dari daging ikan, yang menjadikan kuliner ini khas.

BUNTOK, 24 DESEMBER 2014

 

Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, meminta masyarakat mewaspadai kemungkinan terkena penyakit yang bersumber dari makanan atau minuman saat perjamuan Perayaan Natal. Kepala dinas kesehatan barsel, Daryomo Sukiastono, meminta masyarakat mewaspadai penyakit yang bersumber dari makanan atau minuman saat "open house" Perayaan Natal nanti . SUMBER : TABENGAN

SUKAMARA, 24 DESEMBER 2014

 

Menghadapi perayaan Natal Tahun 2014 dan Tahun baru 2015, Polres sukamara menggelar apel pasukan Operasi lilin telabang 2014. Kapolres Sukamara AKBP Heri Budi Sulistyo mengatakan dalam pengamanan Hari Raya Natal dan Tahun Baru Polres Sukamara mengerah 40 anggota Polres sukamara, yang didukung porsonil instansi pemerintah daerah seperti dinas perhubungan dan satuan polisi pamong praja dan TNI dan dinas kesehatan SUMBER : TABENGAN

PALANGKA RAYA, 24 DESEMBER 2014

 

Guna mengamankan Perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2015, Polda Kalteng menggelar Operasi Lilin Telabang 2014, dari 24 desember - 2 Januari 2015. Apel gelar pasukan Operasi Lilin Telabang 2014, dilaksanakan di halaman Mapolda kalteng. Kapolda Kalteng Brigjen (Pol) Bambang Hermanu mengatakan, pada pelaksanaan Operasi Lilin Telabang 2014 ini, Polda kalteng dan jajaran mengarahkan sebanyak 765 personel kepolisian. terdiri dari 125 personel polda kalteng dan 640 personel dari polres jajaran. jumlah tersebut belum termasuk personel dari instansi terkait lain. selain itu, pihaknya juga akan mengamankan 130 gereja. nantinya disetiap gereja akan dijaga aparat kepolisian, sehingga umat kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman dn nyaman. SUMBER : TABENGAN