Moment

MUARA TEWEH, 27 OKTOBER 2014

Rapat pembahasan Rancangan APBD Perubahan (RAPBD-P) 2014 di Gedung DPRD Barito Utara (Barut) tampaknya mulai menemui jalan buntu. pembahasan kian alot, sehingga paripurna pengesahan, kamis (23/10) ditunda dewan. alotnya pembahasan terutama menyangkut sejumlah proyek usulan masyarakat dan guna penunjang operasional dewan. sejumlah anggota dewan silang pendapat, dan saling ngotot pemasukan kegiatan program agar diakomudir dananya melalui APBD-P 2014.  Sumber : Tabengan

PURUK CAHU, 27 OKTOBER 2014

JELANG UPACARA IBAB

Waktu pelaksanaan upacara ikrar Bersama anak bangsa (IBAB) dalam rangka peringatan Hari sumpah pemuda tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di kota Puruk cahu, tinggal menghitung hari. persiapan demi persiapan terus dilakukan untuk mematangkan suksesnya kegiatan tersebut, salah satunya tempat utama pelaksanaan IBAB yakni stadion DR Willy M.Yoseph.

sampai saat ini pihak panitia terus menggenjot pembenahan dan perbaikan stadion yang rencannya dijadikan tempat pelaksanaan upacara tersebut. pembenahan tampaknya memang harus dilakukan oleh pihak panitia, meskipun stadion tersebut masih sangat baru, karena sejumlah fasilitasnya rusak bahkan bagian dinding stadion penuh dengan coretan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Sumber TABENGAN

BUNTOK, 24 OKTOBER 2014

 

BKPP BELUM TENTUKAN JADWAL TES

Badan Kepegawaian, Pendidikan dan pelatihan kabupaten barito selatan (Barsel), sudah mempersiapkan 70 unit komputer untuk pelaksanaan tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) di wilayah setempat. sedangkan 20 unit komputer lainnya kata kepala BKPP Hidayaturahman, kamis 23/10 mengatakan dia akan jadikan sebagai cadangan untuk mengantisipasi apabila terjadi komputer yang digunakan "error" atau mengalami kerusakan. hidayaturahman juhga menyampaikan, untuk tes CPNS menggunakan sistem computer aplication test (CAT) dan pelaksanaan tes rencananya akan dilaksanakan selama tujuh hari. untuk tanggal tes CPNS diwilayah barsel masih menunggu formasi dari badan kepegawaian nasional pusat kata hidayaturahman. menurut dia, pihaknya telah mengusulkan pelaksanaan Tes CPNS tanggal 29 oktober 2014 dan sampai saat ini pihaknya masih menunggu kepastian dari BKN pusat maupun BKN Regional VIII Banjarmasin. Sumber : TABENGAN

MUARA TEWEH, 24 OKTOBER 2014

Setelah diterimanya LKPJ Bupati Barito utara (barut) terhadap APBD 2013, kalangan DPRD Barut melanjutkan agenda kegiatan pembahasan APBD Perubahan 2014.Pelaksanaan rapat pembahasan dari pagi hingga sore. pembahasan sendiri dipimpin ketua DPRD Barut Set Enus Y Mebas, Didampingi wakil ketua DPRD I Hj Mery Ruakini, dihadiri sekda jainal abidin dan pimpinan SKPD. Pembahasan ditargetkan selesai pekan depan. dalam hal itu, sejumlah anggota DPRD Barut mempertanyakan sejumlah kegiatan yang dinilai tidak cukup waktu dilaksanakan dipenghujung tahun 2014 ini. terutama kegiatan fisik yang dikelola dinas pekerjaan umum (PU) barut. demikian penerimaan dari komponen pendapatan yang sah meningkat 95,18 % atau kurang lebih sebesar Rp. 39,805 miliar dari sebelumnya hanya kurang lebih Rp. 41,821 miliar menjadi total sekitar Rp. 61,626 miliar. Sumber : TABENGAN

PURUK CAHU, 24 OKTOBER 2014

Belakangan ini, banyak keluhan masyarakat dikota puruk cahu, kabupaten murung raya, soal kesulitan mendapat air bersih. hal ini disebabkan oleh panjangnya musim kemarau, sehingga membuat sumur, kali bahkan bendungan air bersih menjadi kering. namun, kesulitan masalah air justru tidak ada dikeluhkan warga yang tinggal dipedesaan. bahkan berdasarkan hasil pantauan Dinas sosial Tenaga kerja dan transmigrasi (Dinsosnakertrans) setempat bahwa pengaliran air bersih di desa desa tidak masalah. seperti diberitakan, akibat musim kemarau yang berkepanjangan tahun ini mulai berdampak di kota  puruk cahu. mereka mulai kesulitan air bersih. sementara mengharap distribusi air bersih dari PDAM setempat juga belum maksimal, karena air yang disalurkan kepara pelanggann sangat keruh dan berwarna kekuning-kuningan. Sumber : TABENGAN

KUALA KAPUAS, 24 OKTOBER 2014

Anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kapuas mengaku kecewa terhadap hasil rapat pendapat (RDP) Bersama PT. Asmin bara baronang yang berlangsung senin(20/10) lalu. lanjut, saat RDP lalu ada 3 anggota dewan yang mempertanyakan kegiatan PT.Asmin namun hanya pertanyaan 2 anggota dewan yang dijawab. didi mengaku melontarkan beberapa pertanyaan mengenai lahan masyarakat yang masih bermasalah namun bukti tanda tanda bayar sudah dikantongi, justru tidak dijawab.  kuat dugaan tersebut yang dilontarkan tersebut justru akan membuka apa yang seharusnya tidak dilakukan perusahaan, sebab warga milik lahan yang bermasalah tidak pernah membubuhkan tanda tangan ganti rugi atau kesepakatan damai, sementara ini, ia meminta perusahaan agar tidak melakukan aktivitas kerja bila lahan masih bermasalah. selain itu diminta kepada dinas pertambangan kapuas agar lebih inisiatif melakukan pengawasan terhadap kegiatan yang dilakukan PT. Asmin bara baronang. Sumber : TABENGAN