BANGKOK, KOMPAS.com — Pemerintah Thailand, Jumat (21/8/2015), meningkatkan uang hadiah hingga tiga kali lipat bagi siapa pun yang memberi informasi tentang pelaku serangan bom di dekat Kuil Erawan, Bangkok.

Awalnya, hadiah uang yang dijanjikan adalah 1 juta baht atau sekitar Rp 390 juta. Kini, hadiah itu menjadi 3 juta baht atau lebih dari Rp 1 miliar.

Selain itu, pemerintah meminta agar para pejabat tidak mengumbar pernyataan ke media, setelah pada Kamis kemarin berbagai pernyataan yang dikeluarkan justru bertentangan satu sama lain.

Hingga saat ini, polisi baru menyatakan bahwa seorang pria berkaus kuning yang tertangkap kamera CCTV meletakkan tas ransel di dekat lokasi ledakan sebagai tersangka utama.

Sebelumnya, dua orang lain yang juga terekam kamera CCTV bersama tersangka utama telah dipastikan tidak terkait dengan serangan bom tersebut.

Sejauh ini, Pemerintah Thailand belum dapat memastikan kelompok atau motif di belakang serangan yang menewaskan 20 orang itu.

Berbagai teori dilontarkan terkait pelaku serangan, mulai dari kelompok anti-pemerintah, balas dendam etnis Uighur, hingga kelompok pemberontak Muslim di Thailand selatan.