JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang pukul 10.00, ribuan buruh mulai menyemut di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat. Bahkan, antrean buruh mencapai area halte busway Bank Indonesia.

Pengamatan Kompas.com, sebagian buruh berseragam hitam merah membuat barikade di pinggir jalan guna membatasi kerumunan buruh yang bergerak ke badan jalan. Namun, karena jumlah yang cukup banyak, arus lalu lintas dari arah Thamrin menjadi tersendat. Terlebih bus yang digunakan oleh para buruh juga beberapa kali berhenti menurunkan buruh yang baru tiba.

"Yang masih di dalam bus tolong segera turun, tolong teman-teman Garda Metal dorong teman-teman yang lain agar jangan berada di tengah jalan. Jangan mengganggu arus lalu lintas, masih ada ribuan bis yang menuju ke sini," kata Muhammad Rusdi, Sekjen Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia dari atas mobil bak terbuka di dekat gedung Kementrian ESDM, Selasa (1/9/2015).

Sejumlah kendaraan yang melintas di area demonstrasi hanya bisa melaju sekitar 5 kilometer per jam. Namun, lepas dari kawasan Patung Kuda, tepatnya di Jalan Medan Merdeka Barat arah ke Harmoni, kondisi lalu lintas kembali normal.

Sementara itu, jalan Budi Kemuliaan, di sisi utara gedung Bank Indonesia, sudah mulai ditutup karena menjadi tempat berkumpul sebagian massa buruh lengkap dengan beberapa mobil bak terbuka yang akan digunakan untuk orasi.