PALANGKA RAYA– Menjelang Hari Raya Idul Adha 1435 H pada 5 Oktober mendatang, pedagang sapi dan kambing untuk hewan kurban di Palangka Raya mulai bermunculan. Salah satunya H Kasbun yang berjualan hewan kurban di seberang Jalan George Obos VII.

H Kasbun sudah memajang bebarapa ekor sapi yang siap dibeli masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hari raya kurban mendatang. Sapi-sapi tersebut, kata H Kasbun, berasal dari peternak lokal Kalteng, yakni asal Pangkoh III, Kecataman Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau.

Kepada Tabengan, Rabu (17/9), H Kasbun mengatakan, selama ini di Pangkoh sudah banyak usaha penggemukan sapi yang dilakukan warga eks transmigrasi. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan sapi terutama menjelang Hari Raya Idul Adha tidak perlu lagi membeli dari luar daerah atau Pulau Jawa.

Saat ini, sapi yang dijual H Kasbun berjumlah 21 ekor dengan harga bervariasi. Mulai harga Rp12 juta per ekor dan Rp17 juta hingga Rp20 juta per ekor, tergantung ukuran sapinya. Selain itu, ada kambing dengan harga Rp3,5 juta per ekor untuk ukuran besar dan kambing sedang antara Rp3 juta hingga Rp3,2 juta per ekor.

”Tapi untuk saat ini stok kambing belum ada, karena masih menunggu pengiriman dari Kediri, Jawa Timur. Karena sampai sekarang ternak kambing di Palangka Raya atau Kalteng secara umum masih sedikit sehingga perlu mendatangkan dari luar daerah,” kata H Kasbun.

Lebih jauh dia menuturkan, warga di Kecamatan Pandih Batu sudah mulai banyak yang bisnis penggemukan sapi. Terlebih Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau memberikan perhatian dan mendukung program penggemukan sapi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.        

Untuk calon pembeli, dia memberikan tips memilih sapi/kambing yang sehat apalagi untuk hewan kurban. ”Ciri-cirinya tidak cacat (mata, telinga, kaki atau kemaluannya), yang penting cari sapi/kambing yang bagus, tidak terlalu mahal dan juga tidak terlalu murah. Karena memang sekarang ini harga sapi cukup mahal, tidak hanya di Kalteng tapi di Pulau Jawa pun sudah naik,” terangnya.

Seperti di Palangka Raya, harga daging sapi sekarang mencapai kisaran Rp120 ribu sampai Rp130 ribu per kg, karena dari pembibitan juga sudah naik harganya. Sekarang, kata H Kasbun, harga pembibitan usia sapi 1 tahun sudah mencapai Rp6,5 juta. Sedangkan usia pembibitan sapi biasanya sampai 3 atau 4 tahun dan harganya berkisar Rp14 juta - Rp15 juta dari peternak. Harga itu belum termasuk biaya angkut ke Palangka Raya, operasional sewa tanah, bangun kandang dan makanan rumput serta pamasaranya.

”Tapi bukan berarti kita mengambil untung besar, malah untung kita hanya sedikit yang penting bisa memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya menyambut Idul Adha,” terangnya.edw