KOMPAS.com — Para pejabat Arab Saudi membantah laporan-laporan yang menyebutkan bahwa lebih dari 1.000 anggota jemaah haji tewas dalam insiden berjejalan saat melempar jumrah di Mina, Kamis (24/9/2015) pekan lalu.

Sebelumnya, seorang pejabat haji Nigeria mengatakan kepada BBC bahwa 1.075 korban dibawa ke kamar mayat di Jeddah, lebih tinggi dari jumlah resmi yang diumumkan sebesar 769 jiwa.

Namun, pihak berwenang Arab Saudi mengatakan, foto-foto itu termasuk jemaah yang meninggal tetapi tidak teridentifikasi saat melaksanakan ibadah haji, jadi bukan hanya karena insiden terinjak-injak di Mina.

Juru bicara Pemerintah Arab Saudi, Mayjen Mansour al-Turki, mengatakan kepada kantor berita AP bahwa beberapa warga asing yang tinggal di Arab Saudi ikut melakukan ibadah haji tanpa lebih dulu meminta izin.

Selain itu, ada juga 109 korban dari ambruknya derek di Masjidil Haram, Mekkah, pada 11 September lalu.

Kebingungan atas jumlah korban muncul setelah Menteri Luar Negeri India Sushma Swaraj menulis pesan di Twitter pada hari Minggu, yang mengatakan bahwa pihak berwenang Arab Saudi mengumumkan foto 1.090 anggota jemaah yang meninggal.

Pihak berwenang Pakistan dan Indonesia juga mengatakan bahwa mereka diperlihatkan lebih dari 1.000 foto anggota jemaah yang meninggal.
Editor : Egidius Patnistik
Sumber : BBC Indonesia